GHOST'E : LANTAI 5

/
1 Comments
 
Sebelum nya GHOST’E yang diwakili Mohammed Ibrahem dan ditemani dua orang asisten baru saja menyelesaiakan kasus bintang tiga di kediaman bapak Ismael Turan, kali ini GHOST’E mendapatkan pekerjaan bintang empat, yang sebelum nya asisten Huang Xing dan 5 asisten kesusahan menangani kasus ini sehingga kami mengirim Vinora Mahesa dan Angelia Glace, kasus ini berada di kota Yuran  tepatnya di Universitas Chererlux, konon katanya di lantai 5 fakultas Sastra, sering terjadi kesurupan terkadang biasanya terjadi dalam jumlah yang besar (Kesurupan Massal) dan Huang Xing dan kelima asisten kesusahan menangani kasus ini, ditambah lagi kata mereka ada satu Roh yang sangat kuat, yang buat mereka kesusahan  roh tersebut menempel di tubuh Mahasiswi yang bernama Clara Stovstein  konon katanya roh tersebut sudah memakan empat korban,korban mereka semua meninggal di lantai 5 ,roh tersebut selalu saja berada di atap sekolah atau di sepanjang jalan lorong lantai 5, dan jika di dekati roh tersebut selalu saja mendorong orang yang mendekati nya bahkan Huang Xing dan beberapa asisten sempat terjatuh dari atap.

Bahkan biasanya di tengah jam pelajaran berlangsung tiba-tiba salah satu dari mereka ada yang kerasukan, terutama pada malam atau sore hari, khusus hari ini pihak Universitas memutuskan untuk meliburkan kampus, agar memudahkan kita untuk membersihkan roh yang ada di bangunan ini, sore itu Vinora Mahesa dan Angelia Glace telah sampai, beberapa asisten tidak kuat untuk memasuki kawasan lantai 5, pukul 00.00 tiga ketua dan ditemani dua asisten yang lain nya memilih berjaga di ruang pemantauan, Vinora Mahesa mulai melakukan meditasi di ruang fakultas sastra sementara yang lain nya berjaga di depan pintu, menurut informasi yang beredar roh yang berada di dalam tubuh Clara Stovstein bernama Juvia Julie, mahasiswa yang konon katanya menghilang dan tidak ada yang mengetahui nya dan sudah dikabarkan meninggal, tak lama kemudian roh Juvia muncul mondar mandir di sepanjang lorong lantai 5, tak lama kemudian roh Juvia duduk di jendela seperti sedang melantunkan lagu, Angelia Glace dan yang lain nya mendekati roh Juvia tetapi mereka terlempar, kemudian roh Juvia berlari menuju atap .

Tak lama setelah itu muncul suara brisik dari ruangan fakultas sastra, kami semua yang berada di atap sekolah kemudian berlarian menuju ruagan Sastra, kami khawatir dengan asisten dan terutama Vinora yang sedang melakukan Meditasi, Vinora Mahesa tergeletak tak sadarkan diri, meja dan kursi ruangan ini tiba-tiba menjadi berantakan , sekitar pukul 01.00 Vinora Mahesa akhirnya sadar, kemudian Vinora Mahesa berkata seperti nya Juvia sedang ingin membalaskan dendam, menurut pengheliatan Vinora Mahesa Juvia Julie tidak meninggal dengan cara yang biasa, aku belum selesai menulusuri nya tetapi roh Juvia Julie menganggu sehingga Cuma beberapa informasi yang di dapatkan Vinora, Vinora menyuruh kami untuk menunda besok pengusiran roh Juvia, Vinora ingin mengumpulkan beberapa informasi dan ingin bertemu dengan seseorang yang paling dekat dengan Juvia Julie.

Ana Julie, adik dari Juvia Julie yang juga kuliah di universitas Chererlux, Ana Julie berkata tidak ada yang tau bagaimana Juvia bisa menghilang sudah hampir 2 bulan kami sudah meminta bantuan kemana saja tetapi tidak ada yang bisa membantu menyelidiki nya, kami meminta Ana Julie membantu kami dalam kasus ini, mungkin ketiga korban yang meninggal tersebut adalah pelaku pembunuhan, tetapi dalam pengheliatan Vinora pelaku berjumlah empat orang, dua diantara nya seorang wanita salah satu nya yang sudah menjadi korban. Pukul 01.00 kami mencoba melakukan medianisasi di lorong lantai 5, yang mungkin saja arwah dari kempat korban tersebut ada yang singgah ke tubuh mediator, beberapa makhluk aneh singgah di tubuh mediator tetapi tidak ada informasi sama sekali, disamping yang lain nya  melakukan Medianisasi, Vinora Mahesa kembali melakukan Meditasi untuk melihat kembali kejadian yang belum selesai, sang asisten (mediator) tiba-tiba bersuara wanita , setelah beberapa makhluk yang singgah di tubuh mediator akhirnya salah satu pelaku yang di melakukan pembunuhan Juvia Julie muncul, tak banyak informasi didapatkan, karena di tengah-tengah medianisasi tiba-tiba Juvia Julie masuk dan membuat kami semua terlempar bahkan mencekik Huang Xing, tak lama kemudian kembali ke tubuh Clara.

Vinora Mahesa telah mengetahui penyebab dan bagaimana cara menyelesaikan kasus ini, Vinor Mahesa kembali menunda pengusiran roh dan menceritakan cerita yang sebenarnya terjadi . Flashback dua bulan yang lalu, bagaimana Juvia Julie bisa menghilang, tepatnya di malam itu terdapat kegiatan, para pelaku pembunuhan sebelumnya mengincar Ana adik Julie, entah ini disengaja atau tidak disengaja, Juvia Julie ditipu oleh omongan wanita yang mengatakan kalau Ana Julie sedang dalam bahaya dan sekarang sedang berada di ruangan Sastra, kemudian Juvia Julie menuju ruangan sastra tersebut tetapi Ana Julie tidak ada di dalam ruangan sastra, kemudian para pelaku pria memperkosa Juvia Julie secara bergantian, hingga menghilangkan Ana Julie dan memutilasi jasad Juvia Julie, kemudian membakar nya agar tidak terdapat bukti, menurut informasi Juvia Julie mahasiswa paling cantik dengan nilai tertinggi, tetapi banyak yang tidak menyukai nya karena Juvia Julie sering menolak lelaki dan membuat wanita lain nya cemburu.

Keesokan hari nya kami menyuruh seluruh mahasiswa datang dan menyuruh mereka semua yang punya salah dan belum memaafkan Juvia mohon dimaafkan, kemudian kami mencari pelaku pembunuhan yang tersisa, Malam keempat kami meminta kedua pelaku pembunuhan yang tersisa Thomsson dan Olivia membantu kami menyelesaikan masalah kasus ini,  kami berniat membuat Thomsson dan Olivia meminta maaf terhadap Juvia secara langsung termasuk meminta maaf kepada Ana dan disini Ana juga sebagai penenang, kalau Juvia berada diluar kendali, pukul 01.00, tidak perlu menunggu lama ternyata Juvia langsung menunjukkan diri, dan langsung mengincar Thomsson dan Olivia,  mereka berdua terlempar , Juvia mencekik keduanya, meskipun kami sudah membuat penghalang tetapi tidak mempan, kami menyuruh Ana Julie menenangkan Juvia ternyata berhasil, Juvia terdiam beberapa menit melihat  Ana tetapi kemudian tiba-tiba kekuatan nya bertambah besar, Angelia Glace menyiramkan air suci ke Juvia dan membaca kitab, tetapi Juvia Julie masih mencekik Thomsson, Ana Julie memeluk Juvia dari belakang dan berakata Tenanglah kak , kembalilah ke alam kakak, kakak tidak boleh membunuh kakak adalah orang yang baik, disaat itu Huang Xing dan Vinora Mahesa membacakan sebuah mantra dan membuat pelindung yang cukup kuat, akhirnya Juvia Julie dapat dikendalikan, Olivia memohon meminta maaf kepada Juva Julie, sebenarnya Olivia tidak ingin terlibat dalam pembunuhan tersebut, dan tidak mengetahui apa-apa Oliva Cuma diajak oleh pacarnya yang katanya ada acara, di malam itu Olivia juga sedih melihat kejadian malam itu, melihat bagaimana seorang wanita tak berdaya diperlakukan secara se’enak nya ditambah lagi pacar nya juga ikut memperkosa Juvia.

Ana Julie berkata kakak kembalilah kea lam kakak, tenanglah disana, kami semua sudah meminta maaf kepada kakak dan maafkanlah kami kakak kalau ada salah, kami akan selalu mendoakan kakak, tak teruarai air mata Ana Julie berjatuhan kemudian Juvia Julie menuju ke Ana Julie dan memeluk nya, tubuh Clara Stovstein tiba-tiba tak sadarkan diri berarti arwah Juvia Julie sudah pergi, kami langsung membawa Clara Stovsten, Olivia  kerumah sakit, tetapi Thomsson harus menghembuskan serangan terakhir karena tak kuat menahan tekanan dari kekuatan Juvia. 


You may also like

1 komentar: